<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1142">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan Usia Ibu dan Paritas dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Muko-muko Kabupaten Muko-muko]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hikmah Susilowati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Drs. H. S. Effendi, MS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ruri Maiseptya Sari, M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Iwan Suryadi, SE.,M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tria Nopi Herdiani, SST., M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bengkulu]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STiKes Tri Mandiri Sakti Bengkulu]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Essay]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Hikmah Susilowati (2021). Hubungan Usia Ibu dan Paritas dengan Kejadian 
BBLR di RSUD Mukomuko Kabupaten Mukomuko. Pembimbing I: Drs. H. 
S. Effendi, MS dan Pembimbing II : Ruri Maiseptya Sari, SST, M.Kes.
Pada tahun 2019 penyebab kematian neonatal terbanyak adalah kondisi 
berat badan lahir rendah (BBLR) sebesar 35,3%. Bayi BBLR berisiko mengalami 
asfiksia karena pada bayi dengan BBLR pematangan organ tubuhnya (hati, paru, 
enzim, pencernaan, otak, daya pertahanan tubuh terhadap infeksi) belum 
sempurna, maka bayi BBLR sering mengalami komplikasi berupa asfiksia yang 
berakhir dengan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari hubungan usia 
ibu dan paritas dengan Kejadian BBLR di RSUD Mukomuko Kabupaten 
Mukomuko.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian 
Survey Analitik dan desain penelitian case control. Populasi penelitian adalah 
seluruh ibu yang melahirkan di ruang kebidanan RSUD Mukomuko Kabupaten 
Mukomuko tahun 2020 yang berjumlah 1.354 orang. Sampel penelitian terdiri dari 
sampel kasus sebanyak 151 orang diambil dengan teknik total sampling dan 
sampel kontrol sebanyak 151 orang diambil dengan teknik random sampling. 
Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder diolah secara univariat dan 
bivariat dengan uji statistik Chi-Square.
Berdasarkan penelitian dari 302 orang di ruang kebidanan RSUD 
Mukomuko Kabupaten Mukomuko terdapat 50,0% yang bayinya mengalami 
BBLR dan terdapat 50,0% yang bayinya tidak mengalami BBLR. Terdapat 53,6% 
yang berusia < 20 tahun dan > 35 tahun, serta terdapat 46,4% yang berusia antara 
20-35 tahun. Terdapat 10,9% yang termasuk paritas grandemultipara, 37,1% yang 
termasuk paritas primipara dan 52,0% yang termasuk paritas multipara. Hasil uji 
bivariate diperoleh ada hubungan yang signifikan antara usia ibu dan paritas 
dengan kejadian BBLR di RSUD Mukomuko Kabupaten Mukomuko dengan 
kategori hubungan sedang.
Diharapkan pihak RSUD Mukomuko Kabupaten Mukomuko, khususnya 
tenaga paramedis lebih meningkatkan upaya deteksi dini dengan cara melakukan 
pemantauan dan pengawasan pada ibu hamil dengan risiko tinggi terhadap kasus 
BBLR misalnya umur berisiko (<20 dan >35 tahun), paritas grandemultipara dan 
primipara sehingga penanganan sedini mungkin dapat dilakukan untuk mencegah 
terjadinya BBLR yang lebih berat.
Kata kunci : usia ibu, paritas dan BBLR</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[15301]]></ministry><studentID><![CDATA[2026040199.P]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210911]]></identifier><departementID><![CDATA[STIKES TRI MANDIRI SAKTI BENGKULU]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository STIKES TMS Bengkulu]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1142]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-23 10:18:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-23 10:18:06]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>