<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="569">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN ANEMIA DAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD HASANUDDIN DAMRAH MANNA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DESTI HERNI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mika Oktarina, SST., M. Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ruri Maiseptya Sari, SST, M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pitri Subani, SST., M. Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. H. Buyung Keraman, M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Perpustakaan STikes TMS Bengku]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STiKes Tri Mandiri Sakti Bengkulu]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Essay]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Desti Herni. 2021. Hubungan Anemia Dan Kejadian Ketuban Pecah Dini
(KPD) dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Hasanuddin Damrah
Manna. Pembimbing I Mika Oktarina, SST., M.Kes dan Pembimbing II Ruri
Maiseptya Sari, SST., M.Kes.
Menurut Data Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu (2019), didapatkan bahwa
berdasarkan laporan Program Kesehatan keluarga dan gizi, Angka Kematian Neonatal di
Provinsi Bengkulu pada tahun 2018 mengalami penurunan yaitu sebesar 6 per 1.000 KH.
Kelahiran prematur, komplikasi terkait intrapartum (asfiksia lahir atau kurang bernapas
saat lahir), infeksi dan cacat lahir menyebabkan sebagian besar kematian neonatal.Tujuan
penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan anemia dan kejadian ketuban pecah
dini (KPD) dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Hasanuddin Damrah Manna.
Metode penelitian menggunakan desain survei analitik dengan desain case
control Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan data sekunder dengan
melihat status pasien dengan jumlah sampel 262 responden. Data yang diperoleh
selanjutnya, diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan
analisis bivariat menggunakan analisis chi-square, contigency coefficient, OR dan
analisis multivariat.
Hasil penelitian ini adalah: analisis univariat dari 262 bayi baru akhir
terdapat 131 bayi yang mengalami asfiksia, terdapat 102 ibu dengan anemia
terdapat 116 dengan KPD dan 146 ibu bersalin tidak dengan KPD. Analisis
bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan anemia pada ibu bersalin dan ketuban
pecah dini (KPD) dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Hasanuddin
Damrah Manna kategori hubungan lemah. Analisis multivariat menunjukkan
bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi asfiksia neonatorum antara
anemia dan KPD yaitu variabel KPD. Kepada pada RSUD diharapkan untuk
lebih meningkatkan pelayanan dalam penanganan ibu hamil dengan penyulit
persalinan maupun dengan penyakit saat hamil. selain itu juga kepada RSUD
diharapkan dapar memberikan edukatif kepada ibu hamil atau calon ibu hamil
yang melakukan kunjungan ANC.
Kata kunci:Anemia, Kejadian Ketuban Pecah Dini, Asfiksia Neonatorum</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[15301]]></ministry><studentID><![CDATA[2026040079.P]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210910]]></identifier><departementID><![CDATA[STiKes Tri Mandiri Sakti Bengkulu]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository STIKES TMS Bengkulu]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[569]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-17 14:30:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-17 14:30:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>