PENGARUH PERAWATAN PERINEUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE SITZ BATH EKSTRAK BUNGA TELANG (CILITORIA TERNATEA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK PRATAMA MUTIARA AGMA KOTA BENGKULU

Detail Cantuman

Skripsi

PENGARUH PERAWATAN PERINEUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE SITZ BATH EKSTRAK BUNGA TELANG (CILITORIA TERNATEA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK PRATAMA MUTIARA AGMA KOTA BENGKULU

XML

ABSTRAK
Intan Safitri. 2025 Pengaruh Perawatan Luka Perineum dengan Menggunakan Metode Sitz Bath Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum di Klinik Pratama Mutiara Agma Kota Bengkulu. Pembmbing I Hj. Mika Oktarina, SST, M.Kes dan Pembimbing II Anisah Tifani Maulidyanti, M.Keb.
Luka perineum merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu post partum, yang apabila tidak ditangani dengan baik dapat menghambat proses penyembuhan, meningkatkan risiko infeksi, serta menurunkan kenyamanan ibu. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah sitz bath dengan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) yang mengandung flavonoid, antosianin, dan tanin, yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan astringen sehingga berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perawatan luka perineum menggunakan metode sitz bath ekstrak bunga telang terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum di Klinik Pratama Mutiara Agma Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 26 responden, terdiri dari 13 responden kelompok intervensi dan 13 responden kelompok kontrol, dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala REEDA. Analisis data meliputi uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene’s Test), uji Paired Samples T-Test, dan uji Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor REEDA pada kelompok intervensi dari 8,46 menjadi 1,38 (selisih 7,077; p = 0,000) dan pada kelompok kontrol dari 8,62 menjadi 4,46 (selisih 4,154; p = 0,000). Uji Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan skor REEDA posttest antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,000), di mana rata-rata skor kelompok intervensi lebih rendah yang menandakan penyembuhan luka lebih baik. Kesimpulan penelitian ini adalah metode sitz bath ekstrak bunga telang efektif dalam mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Saran bagi tenaga kesehatan adalah mengintegrasikan metode ini sebagai intervensi perawatan luka perineum di fasilitas kesehatan. Bagi ibu post partum, metode ini dapat dijadikan perawatan mandiri di rumah dengan bimbingan tenaga kesehatan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan melakukan penelitian dengan sampel lebih besar, periode pengamatan lebih panjang, dan membandingkan efektivitas bunga telang dengan bahan herbal lainnya.
Kata Kunci: Perawatan Luka Perineum, Sitz Bath, Bunga Telang, Ibu Post Partum, Penyembuhan Luka


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
INTAN SAFITRI - Personal Name
Student ID
2126040001
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tri Mandiri Sakti Bengkulu : Bengkulu.,
Edisi
Subyek
No Panggil
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail