HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG PERNIKAHAN USIA DINI DI SMA N 07 KOTA BENGKULU

Detail Cantuman

Skripsi

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG PERNIKAHAN USIA DINI DI SMA N 07 KOTA BENGKULU

XML

ABSTRAK

Sintia Adiani Putri. 2025. Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Tentang Pernikahan Usia Dini Di SMAN 07 Kota Bengkulu. Skripsi. Bengkulu: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu. Pembimbing I Bdn. Dewi Aprilia Nengsih, SST, M. Kes dan Pembimbing II Heni Angraini, M. Keb.

Pernikahan usia dini merupakan salah satu permasalahan sosial yang berdampak signifikan terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan remaja, khususnya remaja putri. Penelitian ini secara bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang pernikahan usia dini di SMAN 07 Kota Bengkulu. Remaja yang menikah pada usia belum matang cenderung mengalami berbagai risiko baik dari aspek biologis, psikologis, maupun sosial. Fenomena ini masih sering ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kota Bengkulu. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, pada tahun 2024 tercatat 651 kasus pernikahan di bawah usia 19 tahun. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap faktor-faktor yang mendorong terjadinya pernikahan usia dini, salah satunya adalah tingkat pengetahuan dan sikap remaja itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XI yang berjumlah 234 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin, sehingga diperoleh sebanyak 70 responden sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup mengenai tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap pernikahan usia dini, kemudian dianalisis dengan uji statistik chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai pernikahan usia dini, yaitu sebanyak 71,4%. Dari segi sikap, sebanyak 91,4% responden menunjukkan sikap yang tidak mendukung praktik pernikahan di usia dini. Selanjutnya, hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap remaja terhadap pernikahan usia dini. Hal ini ditunjukkan dengan nilai chi-square sebesar 70,000 dan nilai p = 0,000 yang berarti < 0,05, serta koefisien kontingensi sebesar 0,707 yang menandakan hubungan kuat antar kedua variabel. Diharapkan pihak sekolah dan tenaga pendidik dapat meningkatkan upaya pendidikan kesehatan reproduksi dan sosial melalui kegiatan pembinaan remaja, seminar, atau penyuluhan. Hal ini penting untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak negatif pernikahan usia dini, sehingga terbentuk sikap yang lebih matang dan bertanggung jawab dalam menghadapi masa depan. Selain itu, diharapkan orang tua dan masyarakat juga berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar serta menjadi contoh positif bagi remaja.

Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pernikahan Usia Dini, Remaja.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
SINTIA ADIANI PUTRI - Personal Name
Student ID
2126040014
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tri Mandiri Sakti Bengkulu : Bengkulu.,
Edisi
Subyek
No Panggil
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail