PENGARUH TERAPI BERMAIN POP IT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN HOSPITALISASI PADA PASIEN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RSUD M. YUNUS BENGKULU

Detail Cantuman

Jurnal

PENGARUH TERAPI BERMAIN POP IT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN HOSPITALISASI PADA PASIEN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RSUD M. YUNUS BENGKULU

XML

ABSTRAK
Hospitalisasi pada anak usia prasekolah seringkali menimbulkan kecemasan karena mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru, prosedur medis, serta keterbatasan interaksi dengan keluarga. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan adalah terapi bermain. Pop It sebagai media bermain sensorik sederhana dinilai mampu membantu anak mengekspresikan emosi dan mengalihkan perhatian dari prosedur perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain Pop It terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi pada pasien anak usia prasekolah di RSUD M. Yunus Bengkulu. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 anak usia 3–6 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hospitalization Anxiety Scale (HAS). Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Paired Sample T-Test menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar anak mengalami kecemasan sedang (66,7%), dan 30% berada pada kategori kecemasan berat. Setelah diberikan terapi bermain Pop It selama tiga hari, 96,7% anak mengalami kecemasan ringan, sementara hanya 3,3% yang masih berada pada kategori sedang. Tidak ditemukan anak dengan kecemasan berat pada tahap posttest. Analisis uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi bermain Pop It efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak usia prasekolah. Peneliti merekomendasikan agar tenaga kesehatan, khususnya perawat anak, memanfaatkan terapi bermain Pop It sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan pediatrik. Selain itu, diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas terapi bermain Pop It dengan desain eksperimen yang lebih kuat dan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar.

Kata kunci: Hospitalisasi kecemasan, Pop It, Prasekolah, Terapi bermain.


Detail Information

Item Type
Jurnal
Penulis
Wulan Permatasarii - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
14201
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tri Mandiri Sakti Bengkulu : Bengkulu.,
Edisi
Subyek
No Panggil
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail